Permintaan Indonesia untuk ikut serta dalam cabang sepak bola di Youth Olympic Games, Agustuss mendatang di Singapore, ditolak FIFA (Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional). Dalam pernyataan resminya FIFA mengatakan kepada KOI (Komite Olimpiade Indonesia), jatah sepak bola hanya diberikan kepada negara-negara yang serius membila sepak bola usia dini. Indonesia dinilai tidak membina usia dini dengan baik.
Jatah FIFA antara lain diberikan kepada : Vanuatu, Zimbabwe, Bolivia dan Singapore, Turki, Iran, Papua Nugini dan Guinea Ekuatorial. (Kompas 18/3/10 Ray, Wad, Bil, Joy)
Bagi MSPA ini merupakan tantangan, selama ini MSPA satu-satunya asosiasi yang aktif membina sepak bola usia dini. Walaupun sepi dukungan namun MSPA maju terus. Tidak salah kalau nantinya MSPA ini menggantikan PSSI yang sarat dengan kepentingan pribadi. Masa depan sepak bola Indonesia sangat tergantung dari pembinaan sepak bola usia dini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar